MENGENAL DAN MEMILIH JENIS ASURANSI JIWA YANG TEPAT


JENIS ASURANSI JIWA

Asuransi Jiwa Berjangka (Term Llife Insurance)

Adalah asuransi tanpa investasi/ non saving dengan perjanjian jangka waktu tertentu, 1 atau maksimal sampai peserta berusia 75, 90  tahun misalnya. Jika dalam jangka waktu tersebut peserta meninggal dunia, maka ahli waris akan menerima uang santunan/uang pertanggungan (UP).

Tetapi jika peserta hidup sampai akhir perjanjian (lebih dari 75 tahun misalnya) maka premi yang telah di setorkan akan seluruhnya menjadi dana kebajikan(tabarru) yang akan di gunakan utk menolong peserta yang lain(asuransi syariah) atau menjadi hak milik perusahaan (konvensional).

Asurasni Jiwa TERM LLIFE  (asuransi jiwa, Murni), tidak ada saving/ bagi hasil yang diberikan di akhir perjanjian, kecuali ada surplus underwriting, meski ada biasanya angkanya relatif sangat kecil.

Asuransi Jiwa Seumur Hidup  (Whole Life Insurance )

Pada prinsipnya sama dengan Term Llife, tetapi perjanjiannya seumur hidup nasabah, tidak di batasi waktu, atau dibatasi tetapi jauh di atas rata-rata usia hidup manusia pada umumnya.

Asuransi Jiwa Dwiguna ( Endowment Insurance)

Selain UP/ santunan ketika meninggal, peserta juga menerima nilai tunai di akhir perjanjian.

Unit Link (UL)

Adalah asuransi yang selain memberikan proteksi asuransi jiwa juga ada investasi didalamnya. Investasi dalam Unit Link salah satunya adalah reksadana (saham/obligasi/sukuk/pasar uang. Dalam unit lnik, premi yang dibayarkan dibagi ke dalam 2 keranjang, keranjang investasi dan keranjang proteksi. Selain UP, peserta juga akan mendapat nilai tunai  (jika ada).  Dijual dengan nama Asuransi Pendidikan, Asuransi Pensiun, Asuransi Haji, Asuransi Wakaf, dll dengan ditambah beberapa syarat dan ketentuan mengikat sesuai tujuannya.

Proteksi  dalam produk Unit Link diantaranya:

  1. Asuransi jiwa
  2. Kecelakaan
  3. Cacat tetap total
  4. Santunan penyakit kritis
  5. Cash plan (santunan harian rawat inap)
  6. Hospital rider/ rawat inap
  7. Payor (pembebasan premi), dll.

 

Mana Produk Yang Cocok ?

 

Produk –produk asuransi jiwa ini  dibeli  untuk menyiapkan kerugian atau kehilangan ekonomi akibat tutup usianya pencari nafkah atau menyiapkan warisan untuk ahli waris, sejumlah kebutuhan hidup ahli  waris.

 

Mana produk yang cocok untuk Anda, tergantung siapa Anda , apakah : pencari  nafkah utama, kepala keluarga, direktur sebuah perusahaan, pemilik bisnis, Stayed at home Mom dengan bisnis dari rumah, Full time Mom, traveller, pekerja lepas atau lainnya?  Berbeda profesi dan posisi memerlukan jenis produk yang berbeda. Jangan sampai salah beli asuransi, faktanya  9 dari 10 orang salah beli asuransi. Penting untuk berkonsultasi dengan agent terbaik agar, asuransi yang anda beli tepat, baik tepat produk, tepat peruntukan dan tepat jumlah UP yang di beli.

 

Bregas People, Bregaswaras!

  • Tags
  • Belum ada tag