MAU MEMBELI ASURANSI KESEHATAN? PERHATIKAN BEBERAPA HAL INI


Asuransi kesehatan atau biasa kita singkat menjadi Askes adalah rencana keuangan yang harus dimiliki setelah melunasi hutang konsumtif dan membentuk dana darurat.

Apakah Anda sudah memiliki asuransi kesehatan? Yang berprofesi sebagai karyawan biasanya sudah memiliki asuransi kesehatan dari kantor. Apalagi dengan diwajibkannya BPJS kesehatan, bisa jadi perusahaan memberikan proteksi asuransi kesehatan dobel, dari BPJS Kesehatan dan dari asuransi lain.

*Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum membeli proteksi asuransi :*

  1. Di rumah sakit mana, dan kamar kelas berapa Anda ingin di rawat. Kelas kamar ini menentukan besaran premi yang harus dibayar setiap tahunnya. Makin tinggi kelas kamar yang diambl, maka premi juga semakin besar.
  2. Apakah ingin rawat inap (In Patient) saja, atau dengan rawat jalan (out Patient), perawatan gigi (dentist)  dan persalinan.  Manfaat rawat inap, juga mengcover rawat inap karena kecelakaan, dan kerusakan gigi akibat kecelakaan, namun tidak dengan rawat inap yang berhubungan dengan kehamilan atau persalinan.
  3. Apakah hendak membeli asuransi kesehatan dengan sistem Cashless (gesek kartu) ataukah dengan system reimburstment atau penggantian. Sistem gesek kartu, memiliki kelebihan  Anda tidak perlu menyiapkan uang terlebih dahulu, asal masuk di kelas yang dicover, maka hampir seluruh biaya ditanggung oleh asuransi dengan syarat, Anda harus dirawat inap di rumah sakit rekanan.

Sedangkan jika di rumah sakit non rekanan, berlaku reimburstment (penggantian) dengan melakukan klaim.  Sistem penggantian  memberi keleluasaan kepada Anda untuk perawatan di mana saja, namun menuntut Anda menyiapkan dana terlebih dahulu, dalam hal ini Anda bisa menggunakan pos Dana Darurat, dan dikembalikan saat klaim dibayar.

  1. Beberapa perusahaan asuransi memberikan bonus santunan tutup usia dalam produk asuransi Kesehatannya.
  2. Alokasi dana untuk Asuransi kesehatan ini adalah sebesar 10% dari bonus tahunan Anda, atau, sisihkan 5% setiap bulan dari gaji.
  3. Rekomendasi kami, para Perencana Keuangan, menyarankan untuk membeli asuransi kesehatan secara terpisah (asuransi kesehatan murni), selain preminya lebih murah, juga bisa di-upgrade  kelasnya setiap tahun dengan lebih mudah

Dari  poin-poin diatas, jika Anda sudah memiliki Asuransi dari tempat Anda bekerja, cek, apakah benefitnya sudah sesuai dengan keinginan. Jika belum, maka Anda perlu membeli tambahan dari Asuransi lain, dengan plan selisihnya. Mengapa? Karena dalam asuransi kesehatan *TIDAK BERLAKU DOBEL KLAIM. *

Misal, Jika Anda sakit ingin dirawat inap di kamar VIP dengan harga 1 juta per hari. Benefit asuransi dari kantor, adalah kamar kelas 1 dengan harga 700 ribu per hari. Maka Anda hanya perlu membeli Asuransi tambahan sebesar selisihnya yaitu 300 ribu per hari. Sehingga, ketika Anda sakit dan rawat inap di kamar VIP, biaya akan di tanggung oleh asuransi dari kantor sebesar 70%nya dan sisanya akan ditanggung oleh asuransi yang Anda beli sendiri.

Perlu di ketahui, karena biaya ditanggung oleh 2 asuransi, jika dokumen asli sudah digunakan untuk klaim salah satu asuransi (asuransi kantor, misalnya), maka asuransi lainnya (asuransi yang Anda beli sendiri) akan meminta fotokopi yang dilegaisir oleh rumah sakit tempat rawat inap dan surat keterangan telah dibayar oleh asuransi lain (asuransi kantor). Anda dapat meminta surat keterangan tersebut ke asuransi kantor.

Nah, demikian sedikit tips yang dapat dipertimbangkan sebelum membeli Asuransi Kesehatan. Atau untuk detailnya silahkan hubungi Advisor independen, untuk info dan produk asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan dan finansial Anda. Selamat Berasuransi.

 

*Artikel telah dimuat di :*

http://m.wartaekonomi.co.id/berita133689/mau-membeli-asuransi-kesehatan-perhatikan-6-hal-ini.html

  • Tags
  • Belum ada tag